Berawal pada saat pagi
hari di sebuah komplek apartemen seorang bernama Mark mendapati keanehan karena
seluruh pintu dan jendela yang terdapat di apartemennya terkunci dan tidak bisa
terbuka. Selama dia berpikir apa yang telah menyebabkan hal itu dia sadar bahwa
hal yang sama terjadi pada semua penghuni komplek apartemen dimana ia tinggal.
Mark semakin bertanya-tanya apa sebenernya yang terjadi, pada saat yang
bersamaan dindingnya dijebol oleh seseorang yang ternyata adalah tetangganya
sendiri yang bernama Sergei dan adiknya Nico. Mereka pun bekerjasama mencari
tetangga mereka yang lain dengan menjebol dari dinding ke dinding. Akhirnya 3
orang lain bergabung bersama mereka, masing masing bernama Eiden, Sally, dan Enid. Mereka akhirnya sadar
bahwa mereka berada disituasi yang benar benar tidak aman setelah segerombolan
pasukan yang memakai sejenis jas dengan warna jingga dan sebuah masker udara.
Pasukan jingga ini membawa satu persatu penghuni apartemen dan membius mereka
dengan paksa. Tidak sedikit penghuni apartemen yang hendak melarikan diri dan
memberontak namun salah satu lelaki berkulit hitam yang hendak melarikan diri
tertembak oleh penembak misterius dari atas apartemen, seketika keadaannya
menjadi makin tegang.
Melihat hal ini akhirnya
mereka pun saling bekerja sama mencari jalan keluar dengan melewati saluran
angin apartemen. Namun sayangnya pada saat mereka berusaha keluar dari saluran
angin tersebut adik Sergei yang berada di posisi paling buncit tertangkap oleh
dua orang pasukan jingga yang mencurigakan. Sang kakak yang panik akhirnya
berusaha mencari jalan keluar lain dengan mendobrak pintu dan mengejar pasukan
jingga yang membawa Nico. Dengan sekuat tenaga akhirnya Sergei dapat mengejar
pasukan jingga yang membawa Nico dan menghajar salah satu dari mereka sampai
tewas dengan tongkat baseball
miliknya. Sang adik pun selamat sementara pasukan jingga yang lain dijadikan
sandera oleh Sergei. Mark yang melihat itu sebenarnya tidak membenarkan hal
yang telah Sergei lakukan. Dari sini mulai terlihat perbedaan pendapat antara
Mark dan Sergei. Mark yang tidak bisa mengontrol emosinya mengintrogasi dan
menganiaya pasukan jingga yang akhirnya diketahui bernama Hazel.
Pada saat Hazel
diintrogasi inilah mereka mengetahui bahwa sebenarnya lingkungan yang mereka
huni telah terserang virus yang sangat mematikan dan penyebarannya dapat
melalui udara bebas yang mereka hirup. Virus yang mematikan ini akan menyerang
organ-organ vital tubuh dan akan menimbulkan efek yang akan timbul kurang dari
24 jam. Virus ini juga dapat membunuh penderitanya dengan menyakitkan. Hazel
yang ternyata seorang perempuan ini juga membawa sebuah antivirus namun masih
dalam tahap prototype. Sergei lalu melampiaskan emosinya pada Hazel dengan
mengikat dan meninggalkannya sendirian. Di lain tempat, para pasukan jingga itu
sudah tidak terlihat lagi. Mereka pergi entah kemana. Disaat itu pula Mark dan
teman-temannya berusaha mencari jalan keluar, ternyata banyak penghuni
apartemen lain yang sudah terkontaminasi virus mengincar mereka karena mereka
yakin bahwa Mark dan teman temannya mempunyai antivirus yang dapat menyembuhkan
mereka dari virus mematikan itu. Para penghuni apartemen yang telah terinveksi
ini layaknya zombie yang mengincar
manusia normal lainnya untuk menularkan virus tersebut dan menghabisi Mark dan
kawanannya. Mereka melakukan hal tersebut karena ingin mendapatkan antivirus
dan menangkap mereka yang tidak mau membagikan antivirus itu kepada mereka.
Mereka semua saling bekerja sama menutup pintu akses yang masih terbuka agar
mereka tidak diserang oleh penghuni apartemen yang sudah terinveksi virus.
Namun naas, pada saat itu
para penghuni apartemen yang terinveksi itu mendobrak dan memecahkan kaca.
Sally terkena serpihan kaca tepat di leherya dan langsung terkontaminasi virus,
seketika lukanya langsung berwarna biru dan nyawanya pun tak bisa diselamatkan.
Sang kekasih, Eiden, yang melihat ini pun tidak kuasa menahan kesedihannya dan
menangis kencang. Eiden pun akhirnya memaksakan diri dan mencari jalan keluar
sendiri dengan berbekal jas jingga dan masker yang ia miliki beserta vaksin
yang dia dapat entah dari mana dia melarikan diri sendirian ke lapangan bawah
apartemen. Namun penghuni apartemen yang
terinveksi virus tidak tinggal diam dan mengejar Eiden lalu mengeroyoknya. Dari
atas apartemen terdengar suara tembakan yang berasal dari penembak jitu
misterius, Eiden pun tewas ditempat dengan luka tembak di kepala.
Mark dan lainnya pun
berusaha mencapai puncak apartemen dengan anggota tersisa. Satu persatu dari
mereka tertangkap mati. Sergei yang di tangkap oleh para penghuni apartemen
yang terinfeksi dan si nenek, Enid yang mati pada saat pagi setelah mereka
berhasil sampai di puncak apartemen. Yang tersisa tinggal Nico dan Mark. Namun
nahas bagi Mark yang hendak melindungi Nico dari salah satu penghuni yang
terinfeksi, dia tertusuk di bagian perut dan meninggal secara perlahan. Sebelum
meninggal Mark berpesan kepada Nico untuk membawa telepon genggam miliknya dan
menghubungi seseorang yang dapat membantu Nico nantinya. Namun ternyata tidak
lama setelah itu Nico ditangkap oleh pasukan jingga yang kemarin. Nico pun
langsung disuntik di bagian bahunya. Nico yang hilang kesadaran dibawa ke suatu
tempat. Pada saat terbangun Nico berada di tenda penampungan bersama dengan
beberapa anak kecil lain yang selamat. Ternyata pasukan jingga yang
mencurigakan itu menyuntikkan anivirus untuk menyelamatkan para penghuni
apartemen dari bahaya virus yang mematikan itu.
Pesan
moral :
·
Ketenangan sangat dibutuhkan dalam
menyelesaikan masalah.
·
Berbaik sangka kepada orang lain sangat
dibutuhkan karena jika kita tidak berbaik sangka kepada orang lain bisa saja
kita menolak pertolongan orang lain yang nantinya sangat kita butuhkan.
·
Emosi dan kekerasan tidak dapat
menyelesaikan masalah, namun makin mempersulit keadaan.
Potensi yang dimiliki oleh karakter utama
:
Mark mempunyai pemikiran yang matang serta
dewasa dalam menyikapi permasalahan yang mereka hadapi dengan menuntun dan
memimpin kawan kawannya melalui permasalahan yang sangat rumit tersebut.
Sergei mempunyai kemampuan fisik yang
mumpuni untuk melindungi dan mengawasi adik kesayangannya.
Inspirasi
:
·
Yang kita lihat belum tentu seperti yang
kita pikirkan
·
Kerja sama tim sangat penting dalam
penyelesaian masalah
·
Emosi perlu dikontrol dalam menghadapi
setiap permasalahan
Online Baccarat - The UK's #1 Betting - Wolverione
BalasHapusOnline Baccarat. In our guide to betting on Baccarat, we're here to help. Learn everything 바카라 you 제왕카지노 need to know about how to 카지노사이트 play Baccarat, from the rules