Minggu, 23 Oktober 2016

SINOPSIS FILM CONTAINMENT



 



Berawal pada saat pagi hari di sebuah komplek apartemen seorang bernama Mark mendapati keanehan karena seluruh pintu dan jendela yang terdapat di apartemennya terkunci dan tidak bisa terbuka. Selama dia berpikir apa yang telah menyebabkan hal itu dia sadar bahwa hal yang sama terjadi pada semua penghuni komplek apartemen dimana ia tinggal. Mark semakin bertanya-tanya apa sebenernya yang terjadi, pada saat yang bersamaan dindingnya dijebol oleh seseorang yang ternyata adalah tetangganya sendiri yang bernama Sergei dan adiknya Nico. Mereka pun bekerjasama mencari tetangga mereka yang lain dengan menjebol dari dinding ke dinding. Akhirnya 3 orang lain bergabung bersama mereka, masing masing bernama  Eiden, Sally, dan Enid. Mereka akhirnya sadar bahwa mereka berada disituasi yang benar benar tidak aman setelah segerombolan pasukan yang memakai sejenis jas dengan warna jingga dan sebuah masker udara. Pasukan jingga ini membawa satu persatu penghuni apartemen dan membius mereka dengan paksa. Tidak sedikit penghuni apartemen yang hendak melarikan diri dan memberontak namun salah satu lelaki berkulit hitam yang hendak melarikan diri tertembak oleh penembak misterius dari atas apartemen, seketika keadaannya menjadi makin tegang.

Melihat hal ini akhirnya mereka pun saling bekerja sama mencari jalan keluar dengan melewati saluran angin apartemen. Namun sayangnya pada saat mereka berusaha keluar dari saluran angin tersebut adik Sergei yang berada di posisi paling buncit tertangkap oleh dua orang pasukan jingga yang mencurigakan. Sang kakak yang panik akhirnya berusaha mencari jalan keluar lain dengan mendobrak pintu dan mengejar pasukan jingga yang membawa Nico. Dengan sekuat tenaga akhirnya Sergei dapat mengejar pasukan jingga yang membawa Nico dan menghajar salah satu dari mereka sampai tewas dengan tongkat baseball miliknya. Sang adik pun selamat sementara pasukan jingga yang lain dijadikan sandera oleh Sergei. Mark yang melihat itu sebenarnya tidak membenarkan hal yang telah Sergei lakukan. Dari sini mulai terlihat perbedaan pendapat antara Mark dan Sergei. Mark yang tidak bisa mengontrol emosinya mengintrogasi dan menganiaya pasukan jingga yang akhirnya diketahui bernama Hazel.
Pada saat Hazel diintrogasi inilah mereka mengetahui bahwa sebenarnya lingkungan yang mereka huni telah terserang virus yang sangat mematikan dan penyebarannya dapat melalui udara bebas yang mereka hirup. Virus yang mematikan ini akan menyerang organ-organ vital tubuh dan akan menimbulkan efek yang akan timbul kurang dari 24 jam. Virus ini juga dapat membunuh penderitanya dengan menyakitkan. Hazel yang ternyata seorang perempuan ini juga membawa sebuah antivirus namun masih dalam tahap  prototype. Sergei lalu melampiaskan emosinya pada Hazel dengan mengikat dan meninggalkannya sendirian. Di lain tempat, para pasukan jingga itu sudah tidak terlihat lagi. Mereka pergi entah kemana. Disaat itu pula Mark dan teman-temannya berusaha mencari jalan keluar, ternyata banyak penghuni apartemen lain yang sudah terkontaminasi virus mengincar mereka karena mereka yakin bahwa Mark dan teman temannya mempunyai antivirus yang dapat menyembuhkan mereka dari virus mematikan itu. Para penghuni apartemen yang telah terinveksi ini layaknya zombie yang mengincar manusia normal lainnya untuk menularkan virus tersebut dan menghabisi Mark dan kawanannya. Mereka melakukan hal tersebut karena ingin mendapatkan antivirus dan menangkap mereka yang tidak mau membagikan antivirus itu kepada mereka. Mereka semua saling bekerja sama menutup pintu akses yang masih terbuka agar mereka tidak diserang oleh penghuni apartemen yang sudah terinveksi virus.

Namun naas, pada saat itu para penghuni apartemen yang terinveksi itu mendobrak dan memecahkan kaca. Sally terkena serpihan kaca tepat di leherya dan langsung terkontaminasi virus, seketika lukanya langsung berwarna biru dan nyawanya pun tak bisa diselamatkan. Sang kekasih, Eiden, yang melihat ini pun tidak kuasa menahan kesedihannya dan menangis kencang. Eiden pun akhirnya memaksakan diri dan mencari jalan keluar sendiri dengan berbekal jas jingga dan masker yang ia miliki beserta vaksin yang dia dapat entah dari mana dia melarikan diri sendirian ke lapangan bawah apartemen. Namun penghuni apartemen  yang terinveksi virus tidak tinggal diam dan mengejar Eiden lalu mengeroyoknya. Dari atas apartemen terdengar suara tembakan yang berasal dari penembak jitu misterius, Eiden pun tewas ditempat dengan luka tembak di kepala.
Mark dan lainnya pun berusaha mencapai puncak apartemen dengan anggota tersisa. Satu persatu dari mereka tertangkap mati. Sergei yang di tangkap oleh para penghuni apartemen yang terinfeksi dan si nenek, Enid yang mati pada saat pagi setelah mereka berhasil sampai di puncak apartemen. Yang tersisa tinggal Nico dan Mark. Namun nahas bagi Mark yang hendak melindungi Nico dari salah satu penghuni yang terinfeksi, dia tertusuk di bagian perut dan meninggal secara perlahan. Sebelum meninggal Mark berpesan kepada Nico untuk membawa telepon genggam miliknya dan menghubungi seseorang yang dapat membantu Nico nantinya. Namun ternyata tidak lama setelah itu Nico ditangkap oleh pasukan jingga yang kemarin. Nico pun langsung disuntik di bagian bahunya. Nico yang hilang kesadaran dibawa ke suatu tempat. Pada saat terbangun Nico berada di tenda penampungan bersama dengan beberapa anak kecil lain yang selamat. Ternyata pasukan jingga yang mencurigakan itu menyuntikkan anivirus untuk menyelamatkan para penghuni apartemen dari bahaya virus yang mematikan itu.

Pesan moral :
·         Ketenangan sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah.
·         Berbaik sangka kepada orang lain sangat dibutuhkan karena jika kita tidak berbaik sangka kepada orang lain bisa saja kita menolak pertolongan orang lain yang nantinya sangat kita butuhkan.
·         Emosi dan kekerasan tidak dapat menyelesaikan masalah, namun makin mempersulit keadaan.

Potensi yang dimiliki oleh karakter utama :
Mark mempunyai pemikiran yang matang serta dewasa dalam menyikapi permasalahan yang mereka hadapi dengan menuntun dan memimpin kawan kawannya melalui permasalahan yang sangat rumit tersebut.

Sergei mempunyai kemampuan fisik yang mumpuni untuk melindungi dan mengawasi adik kesayangannya.

Inspirasi :
·         Yang kita lihat belum tentu seperti yang kita pikirkan
·         Kerja sama tim sangat penting dalam penyelesaian masalah
·         Emosi perlu dikontrol dalam menghadapi setiap permasalahan